Wednesday, January 16, 2013

Pemanfaatan SIG di Bidang Kelautan dan Perikanan

SIG adalah sistem yang berbasiskan komputer yang digunakan untuk menyimpan dan memanipulasi informasi-informasi geografi. SIG dirancang untuk mengumpulkan, menyimpan dan menganalisa objek-objek dan fenomena dimana lokasi geografi merupakan karakteristik yang penting atau kritis untuk dianalisis. Dengan demikian, SIG merupakan sistem komputer yang memiliki empat kemampuan berikut dalam menangani data yang bereferensi geografi: (a) masukan, (b) manajemen data (penyimpanan dan pemanggilan data), (c) analisis dan manipulasi data, (d) keluaran
Secara prinsip tujuan umum pemrosesan data pada teknologi SIG yaitu mempresentasikan :
Input
Manipulasi
Pengelolaan
Query
Analysis
Visualisasi
Konsep SIG
Sumber data untuk keperluan SIG dapat berasal dari data citra, data lapangan, survey kelautan, peta, sosial ekonomi, dan GPS. Selanjutnya diolah di laboratorium atau studio SIG dengan software tertentu sesuai dengan kebutuhannya untuk menghasilkan produk berupa informasi yang berguna, bisa berupa peta konvensional, maupun peta digital sesuai keperluan user, maka harus ada input kebutuhan yang diinginkan user, dapat dilihat pada gambar berikut:
Komponen SIG
Komponen utama Sistem Informasi Geografis dapat dibagi kedalam lima komponen utama yaitu :
Perangkat keras (Hardware)
Perangkat Lunak (Software)
Pemakai (User)
Data
Metode
Untuk mendukung suatu Sistem Informasi Geografis, pada prinsipnya terdapat dua jenis data, yaitu:
Data spasial, yaitu data yang berkaitan dengan aspek keruangan dan merupakan data yang menyajikan lokasi geografis atau gambaran nyata suatu wilayah di permukaan bumi. Umumnya direpresentasikan berupa grafik, peta, atau pun gambar dengan format digital dan disimpan dalam bentuk koordinat x,y (vektor) atau dalam bentuk image (raster) yang memiliki nilai tertentu.
Data non-spasial, disebut juga data atribut, yaitu data yang menerangkan keadaan atau informasi-informasi dari suatu objek (lokasi dan posisi) yang ditunjukkan oleh data spasial. Salah satu komponen utama dari Sistem Informasi Geografis adalah perangkat lunak (software). Dalam pendesainan peta digunakan salah satu software SIG yaitu MapInfo Profesional 8.0. MapInfo merupakan sebuah perengkat lunak Sistem Informasi Geografis dan pemetaan yang dikembangkan oleh MapInfo Co. Perangkat lunak ini berfungsi sebagai alat yang dapat membantu dalam memvisualisasikan, mengeksplorasi, menjawab query, dan menganalisis data secara geografis.
Kesempatan kali ini membahas Aplikasi SIG di Bidang Kelautan dan Perikanan
Latar Belakang
Ikan dengan mobilitasnya yang tinggi akan lebih mudah dilacak disuatu area melalui teknologi ini karena ikan cenderung berkumpul pada kondisi lingkungan tertentu seperti adanya peristiwa upwelling, dinamika arus pusaran (eddy) dan daerah front gradient pertemuan dua massa air yang berbeda baik itu salinitas, suhu atau klorofil-a. Pengetahuan dasar yang dipakai dalam melakukan pengkajian adalah mencari hubungan antara spesies ikan dan faktor lingkungan di sekelilingnya. Dari hasil analisa ini akan diperoleh indikator oseanografi yang cocok untuk ikan tertentu. Sebagai contoh ikan albacore tuna di laut utara Pasifik cenderung terkonsetrasi pada kisaran suhu 18.5-21.5oC dan berassosiasi dengan tingkat klorofil-a sekitar 0.3 mg m-3 (Polovia et al., 2001; Zainuddin et al., 2004, 2006). Selanjutnya output yang didapatkan dari indikator oseanografi yang bersesuaian dengan distribusi dan kelimpahan ikan dipetakan dengan teknologi SIG. Data indikator oseanografi yang cocok untuk ikan perlu diintegrasikan dengan berbagai layer pada SIG karena ikan sangat mungkin merespon bukan hanya pada satu parameter lingkungan saja, tapi berbagai parameter yang saling berkaitan. Dengan kombinasi SIG, inderaja dan data lapangan akan memberikan banyak informasi spasial misalnya dimana posisi ikan banyak tertangkap, berapa jaraknya antara fishing base dan fishing ground yang produktif serta kapan musim penangkapan ikan yang efektif. Tentu saja hal ini akan memberi gambaran solusi tentang pertanyaan nelayan kapan dan dimana bias mendapatkan banyak ikan.
Tujuan dilakukannya pembuatan aplikasi SIG dalam bidang kelautan dan perikanan :
Mengetahui ikan di laut berada dan kapan bisa ditangkap
jumlah yang berlimpah merupakan pertanyaan yang sangat biasa didengar.
Meminimalisir usaha penangkapan dengan mencari daerah habitat ikan, disisi biaya BBM yang besar, waktu dan tenaga nelayan
mengetahui area dimana ikan bisa tertangkap dalam jumlah yang besar
Manfaat :
Salah satu alternatif yang menawarkan solusi terbaik adalah mengkombinasikan kemampuan SIG dan penginderaan jauh (inderaja) kelautan. Dengan teknologi inderaja faktor-faktor lingkungan laut yang mempengaruhi distribusi, migrasi dan kelimpahan ikan dapat diperoleh secara berkala, cepat dan dengan cakupan area yang luas.
Faktor-faktor yang mempengaruhi di lingkungan :
suhu permukaan laut (SST),
tingkat konsentrasi klorofil-a,
perbedaan tinggi permukaan laut,
arah dan kecepatan arus dan tingkat produktifitas primer.
Di bawah ini disajikan salah satu contoh aplikasi penggunaan SIG dan inderaja pada penangkapan ikan tuna di laut utara Pasific (Gambar 1). Disini terlihat bahwa dua database (satelit dan perikanan tuna) dikombinasikan dalam mengembangkan spasial analysis daerah penangkapan ikan tuna. Pada prinsipnya ada 4 layer/lapisan data yang diintegrasikan yaitu suhu permukaan laut (SST) (NOAA/AVHRR), tingkat konsentrasi klorofil (SeaWiFS), perbedaan tinggi permukaan air laut (SSHA) dan eddy kinetik energi (EKE) (AVISO). Parameter pertama (SST) dipakai karena berhubungan dengan kesesuaian kondisi fisiologi ikan dan thermoregulasi untuk ikan tuna; sedangkan parameter yang kedua karena dapat menjelaskan tingkat produktifitas perairan yang berhubungan dengan kelimpahan makanan ikan; sementara parameter yang ketiga berhubungan dengan kondisi sirkulasi air daerah yang subur seperti eddy dan upwelling ; dan parameter terakhir berhubungan dengan indeks untuk melihat daerah subur dan kekuatan arus yang mungkin mempengaruhi distribusi ikan. Data penangkapan ikan tuna (lingkaran putih pada peta yang ditunjukkan dengan tanda panah) diplot pada peta lingkungan yang dibangkitkan dari citra satelit. Sedangkan panel atau layer yang paling atas menunjukkan peta prediksi hasil tangkapan.
Gambar 1 memberi informasi bahwa ikan tuna tertangkap dalam jumlah yang besar (terkonsentrasi) pada posisi sekitar 35oLU dan 160oBT bersesuaian dengan kondisi SST sekitar 20oC dan berassosiasi dengan tingkat klorofil-a sekitar 0.3 mg m-3. Konsentrasi ikan tersebut berada pada posisi positif anomaly permukaan laut (warna merah) yang bertepatan dengan kondisi EKE yang relatif lebih tinggi. Dari Gambar itu terlihat bahwa prediksi hasil tangkapan dengan peluang yang tinggi (dikenal dengan istilah habitat hotspot) juga menkonfirmasi daerah produktif tersebut. Setiap spesies ikan mempunyai karakteristik oseanografi kesukaannya sendiri dan cenderung menempati daerah tertentu yang bisa dipelajari. Hal ini dapat diketahui dengan pendekatan SIG dan inderaja multi-layer tersebut.

Gambar 1. Aplikasi SIG dan inderaja dalam kegiatan penangkapan ikan tuna pada bulan November 2000 (resolusi semua layer citra = 9 Km) (Zainuddin, 2006).
Contoh lain aplikasi SIG di selatan pulau Hokkaido, Jepang dapat dilihat pada Gambar 2 berikut ini. Peta ini menunjukkan berbagai informasi spasial yang bisa kita pahami tentang perikanan tangkap di sekitar pulau tersebut, khususnya perikanan cumi-cumi. Disni peta SIG menggambarkan dimana posisi pelabuhan perikanan (fishing port), jarak antara fishing ground (daerah penangkapan) dan pelabuhan, distribusi hasil tangkapan, jumlah kapal yang tersedia. Dari informasi ini dapat dilihat bahwa distribusi musiman daerah penangkapan, hasil tangkapan dan jumlah kapal penangkap akan menghasilkan informasi tentang jalur migrasi spesies cumi-cumi tersebut yaitu cenderung ke utara pada bulan Juni dan kembali ke selatan pada bulan November.

Gambar 2. Peta distribusi daerah penangkapan cumi-cumi dan jumlah kapal dan hasil tangkapannya di sekitar pulau Hokkaido, Jepang pada bulan Juni (kiri) dan November (kanan) (Kiyofuji and Saitoh, 2004).
Sumber :
http://forum.upi.edu/index.php?topic=14435.0
http://rahmatkusnadi6.blogspot.com/2010/03/sig-memberi-manfaat-kepada-semua-pihak.html

Tuesday, October 23, 2012

Sistem telematika Permintaan Untuk Solusi Vehicle Tracking Aftermarket On Up The Says Berg Insight


Hyundai telematics

Menurut sebuah laporan penelitian baru dari Berg Insight, pada akhir tahun ini (2010), mobil penumpang 4,3 juta di Eropa akan berisi sistem on-board telematika. Pelacakan kendaraan dicuri masih aplikasi telematika utama, diikuti oleh panggilan darurat otomatis, bantuan driver dan telematika asuransi mobil.

Laporan Berg Insight di pasar telematika mobil Eropa cukup positif. Menurut laporan Berg, krisis global dalam industri otomotif ada di belakang kita, karena pasar telah membaik. Permintaan untuk solusi pelacakan kendaraan aftermarket kini datang kembali ke pra-krisis keuangan tingkat. Segmen pasar OEM menunjukkan tanda-tanda peningkatan aktivitas. Banyak program yang dibatalkan pada akhir tahun 2008 sekarang telah dibangkitkan sebagai produsen mobil yang menempatkan fokus baru pada strategi mereka telematika.

"Tingkat penetrasi masih di bawah 2 persen dari mobil parc total, sehingga ada potensi yang sangat besar", kata Johan Fagerberg, Analis Senior, Berg Insight. Di seluruh dunia, peraturan baru dan ketersediaan layanan diperpanjang mendorong permintaan untuk volume tinggi, biaya rendah solusi telematika. Di Eropa proyek eCall telah membuat kemajuan dan visi mobil yang otomatis dial 112 setelah kecelakaan semakin dekat untuk menjadi kenyataan. "Beberapa standar teknis penting sekarang di tempat dan EC telah disajikan tenggat waktu yang realistis untuk implementasi skala penuh pada tahun 2014", lanjut Mr Fagerberg. Kendala terbesar yang masih tersisa sekarang resistensi dari Perancis dan Inggris, yang merupakan satu-satunya negara anggota Uni Eropa utama yang belum menyatakan dukungan mereka untuk inisiatif. Berg Insight proyek bahwa sistem keamanan akan menghasilkan 15 juta mobil telematika-diaktifkan baru per tahun sekali dilaksanakan mendorong jumlah pelanggan aktif menjadi 28,7 juta pada tahun 2015.

Tentang Berg Insight

Berg Insight menawarkan intelijen bisnis utama untuk industri telekomunikasi. Perusahaan memproduksi laporan ringkas yang menyediakan fakta-fakta kunci dan wawasan strategis tentang perkembangan penting dalam area fokus seperti nirkabel M2M, Layanan Berbasis Lokasi, ponsel Value-Added Services dan Teknologi Next Generation.

Friday, June 8, 2012

Contoh Paragraf Generalisasi, Analogi Dan Sebab Akibat (Kausalitas)_Part 3


Contoh Paragraf Generalisasi
Untuk menyandang gelar Sarjana Strata Satu (S1), mahasiswa harus terlebih dahulu memenuhi beberapa persyaratan untuk mengikuti sidang. Diantaranya mahasiswa aktif di semester yang berjalan, mahasiswa harus  dinyatakan lulus Ujian Utama atau sudah mengikuti 15 mata kuliah Ujian Utama dengan IPK minimal 3,00 dan tidak ada nilai D. Mahasiswa juga harus  menyelesaikan 152 SKS dan memiliki IPK total minimal 2,00 dan tidak boleh ada nilai D pada mata kuliah Ilmu Budaya Dasar, Ilmu Sosial Dasar, Pendidikan Agama, Pendidikan Kewarganegaraan dan Bahasa Inggris. Selain itu, mahasiswa harus dinyatakan lulus Penulisan Ilmiah, workshop, kursus dan Aptitude Test. Mahasiswa juga harus bebas dari peminjaman buku di perpustakaan dan harus menyelesaikan segala administrasi dan keuangan hingga semester yang sedang berjalan. Bahkan tidah hanya itu, mahasiswa juga harus menyelesaikan penulisan skripsinya, dan harus mendapat Surat Persetujuan 11 dari Dosen Pembimbing untuk disidangkan. Terakhir mahasiswa harus menggandakan skripsinya sebanyak 4 buah, dengan bentuk dan format sesuai ketentuan.  Jadi, memang tidak mudah untuk menyandang gelar Sarjana Strata Satu (S1).

Contoh Paragraf Analogi
            Komputer terdiri dari tiga komponen utama yang tidak dapat dipisahkan, yaitu hardware, software dan brainware. Sama halnya dengan manusia. Manusia dapat dianalogikan sebagai sebuah komputer, yang mana terdapat tiga bagian dasar pada manusia, yakni fisik atau tubuh sebagai hardware, jiwa sebagai software serta akal dan pikiran sebagai brainware.

Contoh Paragraf Sebab-Akibat (Kausalitas)
Kerusakan yang terjadi pada sistem basis data dapat mempengaruhi departemen lain yang terkait. Jika di dalam suatu sistem basis data mengalami kerusakan akan mengakibatkan departemen lain mengalami hambatan dalam melakukan operasionalnya, hal ini dikarenakan keterhubungan antar data yang digunakan.

Kerangka Karangan Penulisan Ilmiah

Perancangan Aplikasi Penjualan Pada Toko Olimpic Dengan Menggunakan Java Netbeans IDE 6.9 Dan MySQL

1. Pendahuluan
1.1 Latar belakang masalah
1.2 Batasan masalah
1.3 Tujuan penulisan
1.4 Metode penulisan
1.5 Sistematika penulisan

2. Tinjauan Pustaka
2.1 Struktur navigasi
2.2 ERD (Entity Relationship Diagram)
2.3 Normalisasi
2.4 Java
2.5 MySQL

3. Analisis Hasil dan Pembahasan
3.1 Sejarah singkat Toko Olimpic
3.2 Analisa masalah
3.3 Pemecahan masalah
3.4 Pembahasan masalah

4. Kesimpulan dan Saran

Contoh Tulisan Ilmiah Populer

Pencacah Sampah Sisa Hasil Pertanian


KOMPAS.com - Sisa hasil pertanian merupakan bahan bagus untuk membuat pupuk organik. SMK Negeri 2 Metro, Lampung, yang jeli melihat peluang ini, membuat mesin pencacah sampah dan alat pembuat kompos untuk memanfaatkan sampah organik sisa panen.
Mesin pencacah sampah berkapasitas 5 kuintal per jam yang digerakkan listrik membuat batang padi, sayuran tak terpakai, hingga batang jagung, baik basah maupun kering, terpotong kecil-kecil. Sampah organik yang sudah dicacah ini dipindahkan ke alat pembuat kompos sederhana yang dimodifikasi dari tong plastik berkapasitas 100 liter.
Dengan mesin pencacah sampah dan alat pembuat kompos, siswa SMKN 2 Metro tidak lagi memikirkan pembuangan sisa hasil panen di lahan sekolah dan lahan khusus budidaya. Pembuatan kompos menjadi lebih cepat, yang hasilnya bisa dipakai untuk menyuburkan lahan pertanian yang dimiliki sekolah ataupun untuk dijual.
Alat tersebut dibuat guru dan siswa dari program keahlian mekanisasi pertanian. Kini, mesin pencacah sampah yang sudah ada hendak dimodifikasi.
Modifikasi bertujuan agar mesin pencacah yang menggunakan listrik berkapasitas 1.300 watt bisa menggunakan mesin diesel. Dengan demikian, ada pilihan jika mesin pencacah hendak dipakai di area pertanian yang tidak ada listrik.
Sugiyantopo, Wakil Kepala SMKN 2 Metro Bidang Hubungan Kerja Sama Industri dan Hubungan Masyarakat, mengatakan, mesin pencacah sampah sebenarnya sudah dibuat lama. Pengembangan baru adalah modifikasi alat pembuat kompos.
”Pemerintah Kota Metro merespons karya siswa kami dengan memesan 10 alat pembuat kompos. Nanti akan dibuat percontohan untuk pengolahan sampah organik, baik di pertanian, perumahan, maupun perkantoran,” kata Sugiyantopo.
Bambang Miswanto, Ketua Program Keahlian Mekanisasi Pertanian, mengatakan, awalnya pembuatan kompos di lingkungan sekolah dilaksanakan secara manual, yakni di dalam bak. Namun, cara ini tidak efektif dan memakan waktu lama.
Sekolah pun berinisiatif membuat alat pembuat kompos yang lebih mudah dipakai. Siswa diajak bergabung dalam tim untuk memikirkan desain alat pembuat kompos.
Alat pembuat kompos yang sederhana pun berhasil diciptakan. Alat pembuat kompos terbuat dari tong plastik berukuran 100 liter itu di pasaran dijual Rp 125.000.
Di bagian tengah tong dibuat semacam pintu kecil yang bisa dibuka dan ditutup dengan sedikit celah. Pintu kecil ini dipasangi engsel berukuran kecil.
Adapun di bagian penutup tong diberi alat pemutar yang bisa menggerakkan tong. Dengan adanya alat pemutar, pengadukan sampah organik yang diberi bibit bakteri EM4 tidak perlu lagi dilakukan secara manual.
Tong disangga dengan pelat strip sebagai dudukan sehingga memudahkan pemutaran tong hingga 360 derajat. Pengadukan bertujuan mempercepat matangnya kompos.
Alat pertanian lain produksi SMKN 2 Metro adalah mesin perontok jagung, mesin pembuat tapioka, dan mesin perontok padi. ”Pembuatan alat untuk pascapanen memang masih sederhana. Kami berharap ke depan bisa terus berkembang,” kata Sugiyantopo.
Mengolah hasil pertanian
Tidak hanya menjadi ahli pembuat alat pendukung produktivitas pertanian yang tepat guna, siswa juga didorong menjadi ahli pengolah hasil pertanian. Keahlian ini dibutuhkan untuk membuat hasil pertanian, terutama produk unggulan di daerah, bernilai jual lebih tinggi.
Kreativitas mengolah hasil pertanian siswa SMKN 2 Metro setidaknya ditunjukkan di ajang prestasi lomba keterampilan siswa SMK tingkat nasional. Pada kurun 2006-2011, siswa mampu menunjukkan prestasi sebagai juara I, II, III, dan IV tingkat nasional.
Para siswa membuat kue blackforest dengan bahan jagung yang banyak ditemui di daerah ini. Pernah juga siswa berkreasi memanfaatkan suweg (semacam umbi-umbian) untuk dibuat menjadi tepung sebagai bahan membuat kue blackforest.
Sugiyantopo memaparkan, untuk program keahlian teknologi pengolahan hasil pertanian, 20 persen lulusan SMK di sekolah yang berstatus rintisan sekolah bertaraf internasional (RSBI) sejak 2006 ini bisa berwirausaha. Permintaan tenaga kerja di perusahaan tata boga hingga pabrik roti juga cukup tinggi.
Peningkatan produk olahan hasil pertanian dan perikanan di sekolah ini juga akan dikembangkan. Sekolah berencana menyediakan mesin penggiling daging untuk membuat nugget.
Keterampilan siswa mengolah makanan dari produk pertanian sudah dimanfaatkan masyarakat dan instansi pemerintah setempat. Permintaan yang rutin adalah membuat susu kedelai dan roti untuk orang lanjut usia (lansia) yang diajak dalam program senam lansia.
Pembuatan susu kedelai yang dikemas dalam gelas plastik dan diberi merek susu kedelai esemka cukup laris. Harga jualnya Rp 1.000 per gelas.
Produk lain adalah tinta untuk spidol papan tulis (whiteboard). Produksi yang sudah berjalan dua tahun ini dilakukan siswa dengan program keahlian kimia industri.
Tinta bermerek Star Ink yang diproduksi siswa diutamakan untuk memenuhi kebutuhan sekolah dan sekolah mitra. Spidol lebih cepat kering dan harganya lebih murah, yakni Rp 9.000, sedangkan di pasaran mencapai Rp 12.000.
Kreativitas menghasilkan produk yang dilakukan siswa kimia industri pernah mengantarkan sekolah ini menjadi juara 3 dan 4 untuk Lomba Teknologi Terapan yang dilaksanakan Bappeda Provinsi Lampung. Siswa memanfaatkan sisa biodiesel dari tanaman jarak untuk dibuat menjadi surfaktan (bahan pembuat sabun). Siswa juga membuat sabun cuci cair yang ramah lingkungan menggunakan ekstrak daun sirih. Selain untuk memberi aroma, daun sirih juga berfungsi untuk desinfektan (penghilang kuman).
Bercocok tanam
Sebagai sekolah pertanian, keahlian bercocok tanam tidak dilupakan. Di lahan sekolah, siswa menanam bunga kol, seledri, dan tanaman hias. Di lahan khusus budidaya, ada tanaman buah naga, semangka, jagung, singkong, hingga padi.
”Jika panen melimpah, kami minta siswa untuk bisa menjual. Terserah menjual ke mana, ke teman, keluarga, atau pasar. Jadi, siswa bisa belajar dari memproduksi sampai menjual,” kata Sutarman, Kepala SMKN 2 Metro.
Keahlian lain adalah agrobisnis perikanan dan ternak unggas. Di kedua bidang ini, sekolah bekerja sama dengan perusahaan yang melibatkan siswa dalam rangka peningkatan kompetensi.
Menurut Sutarman, meski permintaan tenaga kerja di bidang pertanian meningkat, sekolah juga mempersiapkan siswa untuk mandiri.
sumber :http://edukasi.kompas.com/read/2012/03/03/11585030/Pencacah.Sampah.Sisa.Hasil.Pertanian

Thursday, June 7, 2012

Kagawa Akan Bersinar di United

LONDON – Gelandang Arsenal Ryo Miyaichi memberikan dukungannya kepada rekannya di Timnas Jepang, Shinji Kagawa. Dia yakin Kagawa akan bersinar saat bermain bersama Manchester United.
 
Miyaichi juga mengungkapkan keinginannya untuk mengikuti jejak Kagawa. Pemain yang dipinjamkan ke Bolton Wanderers musim lalu ini berharap kepindahan Kagawa dapat menginspirasi pemain Jepang lainnya.
 
“Sangat senang rasanya jika kami sebagai pemain asal Jepang dapat merasakan keseruan bermain di Premier League bersama-sama. Saya ingin mengikuti jejaknya dengan mempelajari segala kelebihannya. Saya ingin menjadi pemain hebat,” ujar Miyaichi, seperti dilansir Goal, Rabu (6/6/2012).
 
Saat ini, Kagawa telah resmi menjadi penghuni The Red Devils di musim mendatang. Kabar menyebutkan, Kagawa dipinang dari Borussia Dortmund dengan nilai transfer sebesar 12 juta pounds. Namun, kesepakatan harga ini bisa saja melonjak hingga 17 juta pounds berdasarkan performa Kagawa di United.
 
Kagawa merupakan salah satu pilar Dortmund musim ini dengan mengantarkan klub asal Jerman ini menjuarai dua trofi sekaligus. Dua trofi ini merupakan pencapaian pertama kali Dortmund selama 102 tahun dalam sejarah klub. Kagawa menyumbangkan 13 gol dalam 31 penampilannya pada pertandingan Bundesliga.
(fit)


link : http://bola.okezone.com/read/2012/06/07/45/642828/kagawa-akan-bersinar-di-united

Ini Bintang Muda yang Jadi Rebutan Juve, Inter, City & PSG


PESCARA - Nama Marco Verratti tiba-tiba melejit di bursa transfer musim panas ini. Pemicunya adalah ketertarikan empat klub elite Eropa kepadanya.

Verratti, gelandang muda Pescara ini tengah jadi sorotan dunia lantaran performa ciamiknya dalam mengantar Pescara juara Serie B dan promosi ke Serie A.

Klub-klub elite Eropa bahkan makin serius meminati gelandang yang disebut-sebut ‘The New Andrea Pirlo’ itu saat dirinya masuk dalam skuad bayangan Timnas Italia, meski akhirnya tak dibawa pelatih Cesare Prandelli ke Euro 2012.

Dari Italia, Juventus dan Inter Milan menyatakan siap meminangnya. Sementara itu, Zdenek Zeman (mantan pelatih Verratti di Pescara) juga ingin memboyongnya ke klub anyarnya, AS Roma.

Namun, baru-baru ini, direkrut olahraga Pescara Daniele Delli menyatakan ada dua klub dari luar Italia yang menyatakan siap bersaing mendapatkan gelandang 19 tahun ini.

“Manchester City dan Paris Saint Germain juga tertarik kepada Verratti,” ujar Delli, dikutipSportmediaset, Kamis (7/6/2012).

Pengakuan lain juga datang dari agen Verratti,  Donato Di Campli. Namun, sang agen menyatakan bahwa tidak semua ketertarikan klub di atas benar adanya.

“Memang, ada banyak klub yang meminatinya. Tapi, untuk saat ini pembicaraan hanya sebatas rumor dan hanya membuat pusing. Ada beberapa rumor yang benar, tapi ada juga yang tidak. Jadi, penting bagi kami untuk tenang,” imbuhnya.

“Saya ingin sang pemain (Verratti) mengambil keputusan dengan tidak terburu-buru dan tanpa tekanan,” pungkas sang agen.

Terlepas dari isu transfer, Verratti kabarnya bakal memegang komitmennya untuk tetap bersama Pescara dalam menjalani musim perdananya di Serie A. (acf)